BEBERAPA ISTILAH DALAM SOSIOLOGI

Cetak

Setelah iseng menuliskan tentang nasi box khusus para bos, saya pun melanjutkan tulisan dengan tema VIP VS Biasa (Bagian 1) yang menceritakan tentang keistimewaan yang bisa dimiliki oleh orang-orang penting seperti pejabat atau bos maupun fasilitas-fasilitas tertentu yang bisa diperoleh menggunakan uang. Namun sebelumnya, saya akan menuliskan beberapa istilah yang sempat saya sebutkan pada tulisan sebelumnya berdasarkan Kamus Sosiologi Prof. Dr. Soerjono Soekanto, S.H, M.A.

Class, Social (Kelas Sosial) diartikan sebagai :

1. Suatu kelompok sosial yang anggota-anggotanya mempunyai kedudukan ekonomis yang sama;

2. Suatu kelompok sosial yang anggota-anggotanya mempunyai persamaan kedudukan ekonomis, prestise, kedudukan pekerjaan, kekuatan, orientasi nilai dan ditandai adanya interaksi, serta kesadaran kelas.

Status (Kedudukan) diartikan sebagai :

1. Posisi dalam suatu hirarki;

2. Suatu wadah bagi hak dan kewajiban;

3. Aspek statis dari peranan;

4. Prestise yang dikaitkan dengan suatu posisi;

5. Jumlah peranan ideal dari seseorang.

Status, Social (Status Sosial) atau Status, General (Status Umum) diartikan sebagai prestise umum dari seseorang dalam masyarakat.

Dalam tulisan sebelumnya, saya sempat menyebutkan kata “prestige atau prestise” dan di dalam arti dari ketiga kata yang telah disebutkan, selalu muncul kata prestise. Prestise diartikan sebagai :

1. Pengakuan sosial terhadap kedudukan tertentu;

2. Tingkat tertentu pada posisi-posisi yang dihormati.

Value (Nilai) diartikan sebagai konsepsi-konsepsi abstrak di dalam diri manusia, mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Sebelumnya saya sempat menuliskan bahwa “value dari sebuah benda dimana jika benda tersebut dimiliki atau digunakan oleh seseorang akan meningkatkan status sosial orang tersebut”.

Berdasarkan arti kata value yang telah disebutkan diatas, setiap manusia akan memiliki penilaian yang berbeda terhadap sebuah benda atau sesuatu. Seperti contoh yang saya sebutkan tentang Blackberry...ada saatnya manusia memberikan value yang tinggi terhadap BB karena memiliki keistimewaan tersendiri dan dianggap baik. Namun kemudian value dari BB menjadi turun dan bahkan orang tidak lagi menggunakannya karena dianggap tidak istimewa lagi, ada benda lain yang dianggap lebih unggul sehingga menggantikan kedudukan BB.

Beberapa istilah lainnya adalah :

Habit (Kebiasaan) diartikan sebagai :

1. Suatu cara yang sama dari tanggapan terhadap suatu stimulus tertentu;

2. Cara yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama.

Hierarchy (Hirarki) diartikan sebagai :

1. Struktur dari hubungan kekuasaan yang tidak sederajat;

2. Peningkatan derajat yang merupakan urutan-urutan.

Hierarchy, Caste (Hirarki Kasta) adalah pertingkatan atau derajat prestise dari kelas-kelas di dalam satu masyarakat.

Hierarchy, Class (Hirarki Kelas) adalah pertingkatan kelas-kelas sosial dalam satu masyarakat.

Hedonism adalah suatu ajaran yang menyatakan bahwa kewajiban moral akan terpenuhi apabila yang diutamakan adalah kenikmatan. Sedangkan dalam kamus Inggris – Indonesia, hedonism diartikan sebagai paham yang dianut orang-orang yang mencari kesenangan semata-mata.

Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar atau mengetahui istilah hedonisme yang secara umum diartikan atau digambarkan sebagai kehidupan orang-orang yang selalu bersenang-senang, berfoya-foya atau hura-hura dengan menggelar pesta dan menghamburkan uang. Terkait dengan fasilitas yang dapat diperoleh dengan uang, selanjutnya saya akan membuat tulisan yang menggambarkan mengenai bagaimana orang berlomba-lomba untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas tersebut namun dilakukan dengan cara instan dan malas untuk bekerja keras. Karena ingin cepat, uang yang didapatkannya pun dilakukan dengan cara yang salah dan terkadang melanggar aturan.

Demikian tulisan saya kali ini dan semoga bermanfaat.

 

Komentar

Tampilkan/Sembunyikan Form Komentar