INFO BUKU : Pemerkosaan Atas nama Cinta

E-mail Cetak PDF

Anda yang pernah benar-benar jatuh cinta pasti pernah merasakan betapa nikmatnya alunan nada asmara dari getar-getar yang dipetik dari dawai-dawai hati. Ada rasa rindu, ada rasa haru. Gemetar tatkala disebut nama sang kekasih. Selalu ingin berjumpa. Takut kehilangan, tapi malu-malu jika bertemu. Jatuh cinta berjuta rasanya, begitulah faktanya. Namun, ibarat rasa manis jika terlalu manis, pahit juga rasanya. Karena itu kita butuh managemen rasa dalam bercinta.

Inilah sebuah kado mungil dari Iip bagi pembaca, terutama remaja putri, mahasiswi dan orang tua. Dengan bahasa yang mudah dicerna, melalui buku ini Iip kembali hendak berbagi dengan kita seputar managemen cinta dan supervisi asmara. Dalam karya ini, Iip sungguh-sungguh mengajak kita untuk : mewaspadai cinta “akal busuk”; memahami tipe-tipe cowok; membedakan antara cinta dan sayang, pacar dan maniak seks; mengerti gaya pacaran yang wajib dihindari; belajar besikap tegas mengatakan “No Sex Before Marriage” ; jangan pernah mengatakan “YA” untuk “buktikan cinta dengan vagina”; melawan kampanye safe-sex bagi pasangan di luar nikah dengan cara mempertebal hijab budaya; dan akhirnya jangan pernah sekali-kali menjadi pengikut “sukma” yang mengatakan “bukan kehilangan keperawanan yang aku tangisi melainkan perjumpaan yang kusesali”.

Penulis : Iip Wijayanto

Diterbitkan oleh : TINTA (Kelompok Penerbit Qalam)

Cetakan keempat : Februari 2004

Komentar

avatar wage
0
 
 
wah wah artikelnya orang dewasa nih...
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar teakoes
0
 
 
ini bukan artikel gan tapi buku & menurut saya ga cm untuk orang dewasa aja. anak2 SMP/SMU (ABG) yang udah mulai pacaran perlu baca buku ini untuk menghindari bahkan menjauhi dampak negatif dari pacaran salah satunya seks bebas yg bs berujung kehamilan dan aborsi. dibuku ini digambarkan kl pihak cewe yg paling dirugikan & pd umumnya dia ga sadar kl "diperkosa" (bukan dalam arti pemerkosaan secara paksa & kasar) sm cowo nya krn disuruh membuktikan seberapa besar cinta si cewe ke cowo dgn ukuran merelakan keperawanannya.
mudah2an dgn buku ini generasi muda skrg sadar kl seks bebas itu sama sekali ga ada bagus2nya :)
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar joko winarto
0
 
 
wah nice info gan !!! cari di perpus ah besok .........
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar stia aan
0
 
 
wah menarik untuk di baca !!!!
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar blog e mr.w
0
 
 
artikel yang menarik..tp tajuknya bikin aku bingung.klo pemerkosaan biasanya atas nama nafsu,klo atas nama cinta pra nikah ya zina.
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar Afria
0
 
 
hmm dah pernah baca nih buku...
kang lip emang bagus dalam merangkai kata
bagus banget
lanjut terus sob
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar teakoes
0
 
 
makasih...ini buku emang udah lama bgt malah saya ga tau apa msh beredar di toko buku, kl msh ada di toko buku mudah2an bs bermanfaat buat org yg membacanya terutama buat anak2 gadis yg baru mau mulai pacaran biar ga gampang tergoda bujukan pacarnya untuk menyerahkan keperawanan cm untuk membuktikan cinta :)
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
Kalo ngeliat penulisnya...kayak dah jelas buku ini adalah pengalamannya waktu di kos dulu...Sukses iip
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar teakoes
0
 
 
wew jangan berprasangka buruk dulu bos...setau saya dia itu peneliti & beberapa buku tulisannya berdasarkan penelitian dr hasil wawancara jd dia hanya menuangkan hasil penelitiannya itu.
lagi pula didalam bukunya dia justru ksh saran untuk mengatakan no sex before marriage jd menurut saya dia justru melawan praktek2 sex bebas yg biasa terjadi di tempat2 kos ataupun hotel2 melati.
sama seperti org mencipta lagu jatuh cinta atau patah hati...belum tentu si pencipta itu sedang jth cinta atau patah hati kan coz manusia memiliki kemampuan imajinasi yg begitu hebat :D
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar suduthati
0
 
 
info yang bagus. Perlu dipertimbangkan nih untuk jadi koleksi bacaan, Thanks.
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar boersan
0
 
 
Pacaran yang sehat mungkin itu merupakan solusi pola pikir anak tentang sex menimbulkan ini terjadi.. trut prihatin tapi buku ini bisa membantu pengetahuana anak bear g terjadi seperti judul buku tersebut
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
Saya belum mengerti apa pesan yang disampaikan dlm buku ini, yah sy berharap ini menambah wawasan kita membaca ya. :D
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
avatar aqiqah surabaya
0
 
 
wah buku bagus nih gan , emang kita hrs menyadari tipe pacaran yang bagaimana yang seharusnya, tapi kayaknya daripada pacaran mending langsung kawin aja !
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Nama *
Email (tidak ditampilkan)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Kirim Komentar
Batal
Tampilkan/Sembunyikan Form Komentar